Cara Ternak Murai Batu Paling Lengkap Dengan Kalkulasi Usaha

MasterKicau.com – Di jaman yang makin sulit ini, makin ramai saja orang-orang yang berlomba memelihara Burung Kicauan khususnya Murai Batu. Bahkan Cara Ternak Murai Batu ini menjadi salah satu yang paling banyak dicari informasinya sekarang ini oleh kebanyakan calon peternak.

Baca Juga : Harga Murai Batu Paling Lengkap Terbaru Update

Siapa sih di jaman now ini yang tidak kenal dengan murai batu? Apalagi para Master Kicau, pasti mengenal cukup baik burung yang satu ini. Dan sayangnya, murai batu saat ini sudah masuk golongan burung berkicau yang terancam kepunahannya akibat perburuan liar yang makin marak.

Cara Ternak Murai Batu Paling Lengkap Dengan Kalkulasi Usaha
image source (miefbird.blogspot.co.id)

Murai batu selain sangat cocok sebagai hewan peliharaan yang eksotis di rumah, ternyata Cara Ternak Murai Batu ini juga bisa memberi peluang usaha yang cukup fantastis keuntungannya karena burung yang satu ini punya kicauan yang sangatlah merdu dengan variasi melodi yang mengagumkan.

Ternak Murai Batu saat ini bukan lagi sekedar menyalurkan hobi semata, namun sudah menjelma menjadi sebuah usaha rumahan yang sangat menggiurkan dari sisi labanya. Bahkan karena permintaan burung berkicau ini kian hari kian meningkat cukup signifikan, akhirnya banyak sekali Penangkaran Murai Batu di banyak tempat cukup kewalahan memenuhi permintaan pasar.

Baca Juga : Ciri Ciri Murai Batu Medan Asli Lengkap dengan Gambarnya

Cara Ternak Murai Batu yang baik dan benar ini diharapkan bisa membantu para calon peternak untuk menghasilkan se-ekor Murai Batu pilihan yang suaranya merdu dan jumlah anakan yang bisa memberi banyak keuntungan bagi peternaknya.

Cara Ternak Murai Batu Dengan Kalkulasi Usaha

Berikut ini Cara Ternak Murai Batu yang bisa Anda jadikan sebagai pelengkap hobi Anda atau bisa juga dijadikan sebagai penyokong penghasilan utama Anda.

Pemilihan Bibit Murai Batu
Murai Batu betina ataupun jantan kesemuanya harus memiliki kualitas yang sangat baik namun harga belinya tidak terlalu mahal, untuk memastikan kualitasnya sebaiknya Anda membeli indukan murai batu dari pemilik burung rumahan (hanya opsi saja).

Ternak Murai Batu
image source (suaraburung.xyz)

Pilihlah indukan Murai betina yang usianya sekitar 1 – 2 tahunan karena usia seperti ini termasuk usia paling ideal bagi Murai Batu dalam masa reproduksinya. Kondisi kesehatannya juga haruslah terjaga dengan baik dan pastikan indukan tidak terlalu kurus.

Sedangkan pemilihan indukan jantan pada murai batu hampir tidak ada perbedaan dengan saat memilih indukan betina. Hanya saja pilihlah indukan jantan yang tidak takut pada manusia sebagai acuan kalau mentalnya bagus.

Persiapan Kandang Murai Batu
Cara Ternak Murai Batu yang baik tentu saja tidak akan lepas dari pengaruh kandang /sangkar untuk penangkarannya. Sebaiknya buatlah kandang yang sirkulasi udaranya sangat baik dan ukuran sangkarnya tidak terlalu sempit. Dan pastinya, jauhkan lokasi kandang dari jangkauan anak-anak atau jauhkan dari keramaian.

Kandang murai batu yang bagus selain memiliki sirkulasi udara yang menyegarkan dan selalu terjaga kebersihannya, juga harus memiliki view /hadapan langsung ke sinar matahari di waktu pagi. Namun saat siang harinya ada tempat teduhan untuk murai agar tidak kepanasan.

Ukuran Ideal Kandang Penangkaran
Pada dasarnya, ukuran baku kandang murai batu itu sendiri tidaklah ada. Yang paling utama tentu saja membuatkan kandang penangkaran semirip mungkin dengan dunia aslinya di hutan. Semakin luas kandang penangkarannya, tentu saja akan semakin bagus untuk kehidupan murai batu ini.

Baca Juga : Murai Batu Nias Ciri Ciri Beserta Harga Terbarunya

Menurut kebanyakan kicau mania, kandang yang memiliki ukuran Panjang 1 meter, Tinggi 2 meter dan Lebar 1 meter sudah lebih dari cukup untuk Ternak Murai Batu ini. Tentu saja jika makin luas atau lebar ukuran kandang, maka akan semakin betah dan senang murai batu di dalamnya.

Bila Anda ingin usaha Penangkaran Murai Batu dilahan rumah yang sempit, Anda bisa menggunakan sangkar biasa (sangkar gantung) sebagai media untuk penangkarannya. Namun perlu tempat yang benar-benar nyaman dan sepi agar cara ini bisa berhasil, karena harus ekstra hati-hati jika ingin memulai dengan cara seperti ini.

Cara Ternak Murai Batu
image source (burungmaster.com)

Referensi para penangkar untuk ukuran kandang yang biasa digunakan :

  • Kandang kecil : 60 x 60 x 60 cm
  • Kandang sedang : 100 x 200 x 200 cm
  • Kandang besar : 200 x 200 x 300 cm

Kebersihan Kandang Murai Batu
Cara Ternak Murai Batu yang terbukti sukses memang tidak akan terlepas dari kebersihan sangkarnya. Selain setiap paginya kandang dibersihkan, usahakan seminggu sekali juga melakukan pembersihan secara menyeluruh dengan menyemprotkan disinfektan sebagai upaya sterilisasi kandang.

Tips Perawatan Sangkar Murai Batu :

  • Tempat minum dan pakan dibersihkan setiap hari.
  • Pakan dan air minumnya selalu diganti tiap hari. Sisa minuman dan pakannya dibuang saja.
  • Membersihkan bagian bawah kandang secara berkala setiap harinya dan jika menggunakan sangkar, pastikan membersihkan tempat kotorannya setiap hari.
  • Seminggu sekali usahakan membersihkan kandang /sangkar secara menyeluruh.
  • Sterilkan kandang /sangkar dengan cara disemprot disinfektan keseluruh bagian kandang lalu mengeringkannya di sinar matahari langsung.

Cara Memberi Pakan Murai Batu
Pemberian pakan pada murai batu menjadi salah satu faktor utama keberhasilan Penangkaran Murai Batu, karena segala aktivitas dan produktivitas murai batu sangat bergantung pada kualitas dari pakannya.

Baca Juga : Murai Lampung Ciri Ciri Lengkap dan Harganya

Pemberian pakan alami dan pakan buatan termasuk vitamin burung menjadi faktor penentu kesehatan dari murai batu. Pemberian jangkrik, ulat hongkong, cacing, semut rangrang atau kroto atau belalang sebagai pakan alami sangat membantu metabolisme murai batu.

Air minumnya juga jangan sampai telat diberikan, bahkan usahakan selalu ada. Murai batu sangat memerlukan air untuk menjaga keseimbangan tubuhnya, mengatur suhu tubuhnya dan melancarkan proses pencernaannya.

Kroto Makanan Kesukaan Murai Batu
Meskipun dipasaran harganya kroto gila-gilaan saat ini, namun kroto tetap jadi makanan utama terbaik untuk murai batu maupun untuk burung berkicau lainnya. Hal ini karena telur semut rangrang ini terbukti kaya kandungan gizinya.

Pakan Murai Batu
image source (burungnya.com)

Voer Khusus Burung
Pemberian pakan voer burung biasanya dilakukan agar burung memiliki cukup gizi namun tidak susah dalam penyiapan dan penyajiannya, hal ini karena voer memang cukup praktis dan juga murah harganya. Merek yang beredar dipasaran cukup banyak dengan beragam harga dan kualitasnya. di pakai sebagai pakan untuk burung kicau.

Perkembangbiakan Murai Batu
Cara Ternak Murai Batu agar sukses salah satunya dengan menaruh indukan betina dalam kandang, dan setidaknya indukan tersebut telah berumur 1 tahun atau lebih atau yang sudah jelas siap kawin.

Setelah indukan betina tersebut sudah masuk dalam kandang, baru kemudian bisa Anda masukkan 1 ekor indukan betina lagi dalam kandang dan biarkan kedua indukan itu beradaptasi dengan lingkungan kandang sekitar 2 mingguan. Kemudian jika sudah 2 mingguan Anda bisa memasukkan seekor indukan jantan dalam kandang tersebut bersama dengan sangkarnya sekalian.

Baca Juga : Cara Merawat Murai Batu agar Gacor dan Tidak Mudah Sakit

Kenapa harus dengan sangkarnya sekalian saat indukan jantan dimasukkan? tujuannya tidak lain agar indukan jantan bisa menyesuaikan dulu dengan lingkungannya dan tidak sampai menyerang kedua indukan betina yang lebih dulu ada dalam kandang penangkaran. Biarkan proses adaptasi ini berlangsung pada indukan jantan sekitar 1 mingguan lamanya.

Anda bisa menunggu proses ini sampai murai batu betina telah benar-benar birahi. Biasanya si betina akan bersiul-siul sambil mendekat ke sangkar murai batu jantan. Nah jika Anda sudah melihat hal seperti ini, maka sudah waktunya bagi Anda untuk melepaskan indukan jantan dari sangkarnya.

Cara Ternak Murai Batu Secara Poligami

Penangkaran murai batu dengan sistem poligami saat ini sudah banyak dilakukan oleh para peternak burung Berkicau. Tujuannya tidak lain agar lebih hemat menyediakan indukan jantan, karena dalam 1 kandang penangkaran biasanya di isi dengan 7 ekor indukan betina dan 1 ekor indukan murai batu jantan. bertujuan untuk menghemat indukan jantan.

Ada banyak pertimbangan bagi seorang peternak saat menerapkan sistem penangkaran poligami ini, diantaranya :

  1. Lebih hemat dana karena indukan jantan tidak terlalu banyak disediakan.
  2. Dapat menambah angka kelahiran anakan murai batu.
  3. Biaya pembuatan kandang juga bisa di hemat.
  4. Lebih mudah di kontrol dan juga mudah dalam perawatannya.

Perawatan Anakan Murai Batu
Sebelum Anda memberikan makanan pada anakan si murai batu, sebaiknya Anda perhatikan dengan seksama apakah indukannya bisa meloloh anak-anaknya dengan baik atau tidak. Jika cukup baik saat meloloh anaknya, Anda cukup tambahkan makanan ekstra bagi indukan seperti belalang, kroto, ulat hongkong dan lain sebagainya.

Namun jika kurang baik dalam meloloh makanan untuk anak-anaknya, maka sebaiknya anakan murai batu yang masih berusia antara 7 hingga 14 Hari sudah bisa diloloh dengan voer yang dicampur kroto (sedikit agak encer). Proses pemberian makan ini bisa dilakukan dengan jeda waktu 1 jam sekali.

Kemudian jika usianya telah lebih dari 15 hari, biasanya anakan murai batu sudah mulai bisa melahap kroto dengan sendirinya. Ada juga sih yang memberi makan pelet lele pada anakan murai batu ini.

Cara Memandikan Murai Batu
Cara Ternak Murai Batu yang sukses tidak akan terlepas dari proses memandikan murai batu tersebut dalam kesehariannya. Masing-masing indukan memang harus selalu dimandikan agar kebugaran dan kesehatannya dapat terus terjaga. Dengan dimandikan secara rutin setiap harinya, maka proses pergantian bulu-bulunya juga makin lancar.

Cara Memandikan Murai Batu
image source (youtube.com)

Proses Memandikan Murai Batu :

  • Masukkan tempat mandi khusus (keramba) ke dalam kandangnya atau bisa juga dengan memindahkan burung ke kandang lain yang ukurannya lebih besar dan tentu saja didalamnya sudah tersedia bak mandinya (namun cara ini lebi repot). Tempat mandi yang ideal untuk murai batu biasanya berukuran sekitar Lebar 10 cm x Panjang 17 cm x Kedalaman 6 cm.
  • Cara kedua bisa memakai sprayer yang variasi semprotan nya bisa diatur. Cara memandikan seperti ini jauh lebih mudah dan tidak repot, namun saat penyemprotan jangan langsung mengenai tubuh burung agar bulu-bulunya tidak sampai rusak, tapi cukup disemprotkan ke arah atas hingga menyerupai kondisi hujan di alam bebas.

Waktu pagi hari antara jam 7 hingga jam 10 pagi menjadi saat yang cukup ideal untuk memandikan indukan murai batu, karena kondisi pagi hari tersebut sangat baik bagi kesehatan murah batu dimana sang burung bisa mengeringkan tubuhnya dengan cukup sempurna.

Cara Menjemur Murai Batu
Sehabis dimandikan, murai batu juga perlu dijemur dibawah terik matahari antara jam 7 sampai jam 10 pagi karena teriknya mentari belum begitu panas namun cukup menyehatkan. Usahakan menjemurnya jangan sampai lebih dari 1 jam ya, cukup antara 20 menit atau 1 jam saja.

Jikapun diperlukan penjemuran dalam waktu lebih lama, maka hal itu tentu saja tergantung dari tujuannya itu sendiri yang ingin dicapai. Jangan sampai penjemuran murai batu dilakukan dalam waktu yang sangat lama, karena bisa menyebabkan kematian pada burungnya.

Modal Awal Yang Diperlukan

NO.KETERANGANBIAYA
2.kandang dari Bahan Batako ukuran 5 x 2 x 2 m15.000.000
3.Sepasang Murai Medan17.000.000
4.Sepasang Murai Lampung15.000.000
5.2 Indukan Murai Nias Ekor Hitam @1.250.0002.500.000
6.2 Indukan Betina Medan @1.500.0003.000.000
7.Pembuatan Inkubator3.000.000
Total Modal Awal57.595.000

Biaya Operasional per 4 Bulan

NO.KETERANGANNILAI
2.Penyusutan kandang selama 120 hari: 4/120 x 15.000.000500.000
7.Penyusutan Inkubatorselama 60 hari : 4/60 x 3.000.000200.000
Total Biaya Operasional700.000

Biaya Variabel per 4 Bulan

NO.KETERANGAN BIAYA /4 BULANNILAI
2.Pakan Kroto 3 Kilogram (eceran 1 ons = 11.000)330.000
7.Pakan Jangkrik 3 Karung @55.000165.000
2.Pakan Voer 12 Bungkus @21.000252.000
7.Bayar Perawat 300.000/Bulan1.200.000
Total Biaya Variabel1.947.000

Total Keuntungan per 4 Bulan

KETERANGANSUB-TOTAL
Penjualan 2 Pasang Murai Batu Medan10.000.000
Penjualan 2 Pasang Murai Batu Lampung3.000.000
Penjualan 2 Pasang Murai Batu Nias x Medan5.000.000
Penjualan 20 Trotolan Anakan Umur 3 Bulan @1.000.00020.000.000
Total Pendapatan per 4 Bulan38.000.000
Total Biaya Operasional700.000
Total Biaya Variabel1.947.000
Total Biaya Operasional2.647.000
Total Pendapatan per 4 Bulan38.000.000
Total Biaya Operasional2.647.000
Keuntungan per 4 Bulan35.353.000

Perkiraan Balik Modalnya

MODAL AWAL DIBAGI KEUNTUNGANNILAI TOTAL
Total Modal Awal57.595.000
Keuntungan per 4 Bulan35.353.000
Perkiraan Lamanya Balik Modal sekitar1,6 Periode atau 192 Hari atau 6,4 Bulan

Meskipun modal awal yang harus dikeluarkan tergolong besar, namun jika melihat ROI nya yang hanya berselang 6,4 bulanan saja tentu akan menjadi peluang usaha yang tidak bisa dianggap remeh karena setelah 6 bulan setengah Anda akan memiliki laba cukup fantastis per 4 bulannya.

Murai batu juga dikenal punya banyak jenis, ada Murai Batu Medan, Murai Batu Aceh, Murai Batu Lampung dan juga Murai Batu Kalimantan. Maka Anda bisa menyesuaikan dengan selera dan kekuatan modal masing-masing kira-kira akan memulai Ternak Murai Batu jenis apa.

Itulah ulasan yang cukup singkat tentang Cara Ternak Murai Batu Paling Lengkap Dengan Kalkulasi Usaha untuk memudahkan pecinta kicauan jika mau mencoba peruntungan di dunia ini. Semoga uraian mengenai ternak murai batu di atas bisa memberi banyak manfaat untuk Anda semua.